Aksi protes terhadap pengesahan Undang-undang Perfilman masih terus berlanjut. Deddy Mizwar selaku Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional mengaku UU Film itu menindas para sineas.

“Kami menolak UU itu karena menurut kami UU itu menindas insan perfilman. Kalau sudah seperti itu, UU dibuat untuk dilanggar dan bisa mengakibatkan timbulnya kemunafikan,” kata Deddy Mizwar saat ditemui di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 8 September 2009.

Lebih lanjut pemeran Nagabonar ini menambahkan UU Film yang telah disahkan itu justru akan berakibat buruk bagi masa depan perfilman di Tanah Air.

“UU Yang telah disahkan itu bisa dibilang akan mematikan perfilman Indonesia. UU tersebut tidak melibatkan insan film dalam pembuatannya dan segala-galanya harus begini dan begitu dan itu merupakan pembatasan kreatifitas,” tambahnya.

Deddy berharap UU Film itu dapat ditinjau kembali demi kelanjutan masa depan perfilman di Tanah Air.