SAINT-DENIS - Striker Perancis, Thierry Henry, mengaku sengaja melakukan handsball untuk mengontrol bola sebelum memberi assist kepada William Gallas. Menurutnya, wasit asal Swedia, Martin Hansson, yang harus dipersalahkan karena tak tahu insiden itu.

Pada babak play-off leg kedua itu, Irlandia memenangkan pertandingan 1-0 lewat gol Robbie Keane. Karena agregat 1-1, maka perpanjangan waktu dilakukan. Perancis akhirnya menyamakan kedudukan atau agregat 2-1 setelah William Gallas mencetak gol pada menit ke-103.

Gallas menanduk umpan silang Henry. Yang jadi persoalan, sebelum memberi umpan, Henry mengontrol bola dengan tangan dan terkesan disengaja dan tertangkap kamera. Sayang, wasit tak melihatnya.

“Jujur saja, itu memang handsball. Tapi, aku bukan wasit. Aku hanya memainkan sepak bola dan wasit membiarkannya. Anda harusnya menanyakan hal ini kepada wasit,” kata Henry.

Karena hasil itu, Perancis lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan (Afsel). Sementara itu, Irlandia yang tampil bagus sepanjang pertandingan harus tersingkir dengan cara menyakitkan.

Bagi Perancis, mereka sudah lolos empat kali berturut-turut sejak gagal di Piala Dunia 1994. Perancis tampil kurang meyakinkan sepanjang babak kualifikasi dan sempat diprediksi bakal tersingkir.

“Kami menderita dalam dua tahun terakhir ini karena banyaknya masalah dengan media, fans, dan pihak-pihak lain. Memang, akan lebih baik jika kami lolos dengan cara yang sportif. Tapi, sekali lagi aku bukan wasit,” ungkap Henry.